Sejarah EDM Dari Tahun 1970 Hingga Sekarang
penulis : Alvin Bahar
Kamis, 12 Februari 2015
Kamis, 12 Februari 2015
Yap, EDM sudah nggak segmented lagi. Sekarang, hampir setiap menit radio-radio memutar lagu-lagu EDM. Para DJ pun sudah seperti rockstar. Nama-nama seperti Zedd, Avicii, Skrillex, dan Daft Punk pasti sudah akrab di telinga kita.
Tapi kamu tau, nggak, sih, EDM itu nggak sebatas David Guetta, Swedish House Mafia, atau Deadmau5 saja? EDM punya sejarah panjang dan nggak seputar progressive house atau dance-pop, dubstep, dan rnb yang kita kenal sekarang. Sebelum dimainkan di stadion dan festival besar, EDM dulu hanya dimainkan di klub malam kecil.
"Yang gue tau, sih, EDM itu berawal dari party-party di rumah," kata Indra 7, DJ senior Tanah Air. "Saat itu orang belum mengerti tentang skill, yang penting dengerin lagu," lanjutnya.
EDM atau Electronic Dance Music adalah musik electronic yang diproduksi untuk diputar di klub malam, atau di tempat yang digunakan untuk berdansa. Electronic Dance Music biasanya dikategorikan berdasarkan beat per minute(bpm). Tempo EDM paling lambat berkisar antara 60-90bpm, sedangkan genre seperti speedcore bisa melampaui lebih dari 240bpm.
Pergerakan EDM muncul saat musik disco mulai meninggalkan proses penggarapan musik secara orkestrasi tradisional, dan mulai menggunakan alat musik electronic seperti synthesizer dan drum machine pada 1970-an. Di era itu, banyakproduserdan bandbereksperimen dengansuara electronic. Mereka mulai berani menggunakan samplerdan sequencer ke dalam musik.
0 komentar:
Posting Komentar